Syukuran Revitalisasi Tugu, Ribuan Situmorang Sipitu Ama Bersatu Di Bona Pasogit -->

Syukuran Revitalisasi Tugu, Ribuan Situmorang Sipitu Ama Bersatu Di Bona Pasogit

Suriono Brandoi
Minggu, 15 September 2019
Tugu Ompu Tuan Situmorang.
Samosir(ST)
Ribuan keturunan (Pomparan) marga Situmorang Sipitu Ama dari seluruh penjuru dunia memeriahkan Syukuran atas selesainya Revitalisasi Tugu Ompu Tuan Situmorang di Desa Parsaoran Urat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir pada tanggal 13-15 September 2019.

Kebersamaan pomparan Situmorang Sipituama ini yang terus menyatukan hati dalam wadah Pomparan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna (PSSAB) semakin terlihat pada puncak acara, Sabtu, 14 September yang diisi dengan peresmian selesainya revitalisasi tugu dan manortor bersama ini.

Ketua Umum PSSAB, Ir. JB Siringoringo lewat sambutannya mengatakan momentum ini menjadi hal bersejarah bagi keturunan Ompu Tuan Situmorang yang datang dari seluruh penjuru, bisa berkumpul dan bersatu di bona pasogit.
Ketua Umum DPP PSSAB, Ir. JB. Siringoringo.
"Revitalisasi tahap pertama yang menelan dana sekitar Rp 3 miliar ini, menjadi bukti kesatuan hati Pomparan Ompu Tuan Situmorang. Semoga hal ini bisa terus kita pertahankan demi kemajuan PSSAB," ujarnya.

Setelah revitalisasi tahap pertama selesai, kata mantan Kadis Kehutanan Propsu itu, akan dilanjutkan dengan tahap kedua yang difokuskan kepada pembangunan kawasan tugu menjadi taman budaya.

Tahapan akan terus berlanjut. Pembahasan program tahap kedua, akan dibahas PSSAB di musyawarah besar yang dijadwalkan pada tahun 2020 mendatang.

"Ini tekad kita bersama untuk menjadikan tugu dan kawasannnya menjadi objek vital. Atau dengan kata lain menjadi salah satu tujuan wisatawan di Pulau Samosir," jelas JB. Siringoringo.

Jika dihitung-hitung, tambah Ketua Umum PSSAB, revitalisasi tahap kedua akan membutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar jauh lebih besar dari biaya revitalisasi tahap pertama beserta pelaksanaan pesta syukuran yang menggunakan dana Rp 3 miliar.
Ketua Panitia Revitalisasi Tugu OTS, Edwin P. Situmorang, SH, MH.
"Tapi itu bukan dana yang besar, jika dibandingkan dengan jumlah keturunan Ompu Tuan Situmorang yang ada saat ini. Hanya kita butuhkan kesatuan hati dan tekad," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Revitalisasi Tugu, Edwin P. Situmorang, SH.,MH mengatakan pelaksanaan revitalisasi yang memakan waktu 2 tahun 3 bulan ini dilakukan bukan hanya memugar atau merehab bentuk tugu dari semula ke bentuk saat ini.

Melainkan tugu yang sebelumnya dimaknai sebagai simbol secara fisik saja, akan dikembangkan menjadi taman budaya yang menjadi tujuan wisata mendukung program pemerintah.

"Kita ingin meningkatkan makna tugu ini menjadi tugu namangolu (yang hidup), memberikan manfaat secara sosial budaya mendukung kepariwisataan, serta mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar dan juga PSSAB," kata mantan Jaksa Agung Muda Kejagung RI ini.
Dikatakannya, Situmorang adalah marga besar di pulau Samosir, lewat kebersamaan seluruh keluarga besar PSSAB saat ini, bercita-cita untuk bisa membantu pemerintah menjadikan Parsaoran Urat sebagai tujuan wisata setelah Tomok dan Pangururan.

Besarnya berkat Tuhan di tengah-tengah keluarga PSSAB menurut Edwin, lewat berbagai profesi bahkan keahlian di bidang seni menjadi potensi besar bagi pihaknya untuk mendukung pembangunan dimaksud.

"Wisatawan akan hadir untuk menikmati karya-karya seni budaya Situmorang dan bona pasogit yang indah dan menawan di tepian danau Toba ini," katanya.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon bersama wakil bupati, Juang Sinaga yang hadir dalam acara ini berterima kasih kepada keturunan Ompu Tuan Situmorang yang melakukan acara besar dengan menghadirkan ribuan orang di Kabupaten Samosir.

Ia menilai, kegiatan ini berkontribusi bagi geliat pariwisata dari sektor adat dan budaya, yang mampu mendorong peningkatan angka kunjungan wisatawan ke Danau Toba khususnya pulau Samosir.

SUARA TOBA/SBS.